Cara Membuat Podcast dan Hal yang Perlu Diperhatikan

Podcast adalah salah satu tren yang ada di ranah anak muda pada masa kini. Para pendengar podcast yang rata-rata merupakan para anak muda yang senang mendengarkan radio namun mereka ingin mempunyai kebiasaan lainnya yang menarik untuk mereka lakukan, yaitu salah satunya adalah dengan mendengarkan podcast.

Tren mendengarkan podcast itu sendiri sudah ada sejak lama dikalangan para warga di negeri paman Sam, Australia, dan negara barat lainnya. Bahkan mereka juga sudah memahami bagaimana cara membuat suatu podcast yang diminati kebanyakan orang.

Baca Juga: Tips Belajar Bahasa Jerman Agar Sukses Ausbildung

Bagaimana dengan di Indonesia? Di Indonesia tidak banyak orang yang mengetahui dengan adanya podcast, maka untuk podcast buatan para warga Indonesia pun tidak banyak sebanyak podcast yang diciptakan oleh warga barat lainnya.

Namun dengan adanya perkembangan zaman yang sangat cepat, dan perkembangan teknologi, saat ini sudah mulai marak para artis ataupun influencer yang mulai untuk membuat suatu podcast yang menarik, dan mengedukasi.

Cara Membuat Podcast dan Hal yang Perlu Diperhatikan

 

Durasi Episode Podcast

Setelah kalian sudah menentukan jenis konten, dan nama dari konten podcast, maka setelah itu kalian harus mengetahui berapa lama durasi dari podcast yang akan kalian buat, agar nantinya para audience tidak bosan untuk mendengarkan konten yang telah kalian buat, selain itu untuk mengundang para audience untuk tetap mendengarkan podcast tersebut karena penasaran apa selanjutnya kelanjutan cerita yang akan diulas.

Dan video yang di upload tersebut harus dilakukan secara bertahap atau dengan menggunakan episode, agar para audiens tersebut selalu merasa penasaran terhadap apa saja yang akan dilakukan oleh pengkonten lainnya di hari berikut.

Berapa Lama Harusnya Durasi Episode Podcast

Durasi Podcast sebenarnya sangat tergantung dengan jenis konten yang nantinya akan di upload, kalian dapat melihat di dalam suatu peristiwa dengan mengestimasikan, contohnya adalah kebiasaan orang yang lama berada di jalanan, menyetir kendaraan, ataupun yang menggunakan kendaraan umum.

Banyak dari mereka yang masih berada di dalam ruangan selama 1 jam, kalian dapat membuat konten podcast dengan minimal 20 menit sebagai salah satu durasi yang ideal dalam melakukan rekaman podcast.

Kalian juga bisa merekam podcast kalian selama lebih dari satu jam, namun kalian patut memperhatikan tema konten yang akan kalian bawa ke dalam podcast tersebut, kalian harus memastikan bahwa konten tersebut akan menarik banyak minat orang untuk tetap mendengarkan selama satu jam kedepan, dan memberikan feedback yang sangat positif untuk pendengar atau bahkan pengkonten tersebut.

Hingga akhirnya di waktu yang tepat nantinya para pendengar akan memberikan komentar terhadap konten podcast kalian, apakah konten tersebut menarik, membosankan, atau materi yang diberikan terlalu pendek atau terlalu membosankan, kalian dapat mensurvei hasil konten kalian dengan menggunakan cara tersebut.

Rilis Episode Baru

Bagi kalian yang selalu mempertanyakan mengenai jeda rilis episode podcast, maka jadwal yang baik adalah jadwal yang dapat kalian penuhi dengan cara teratur. Kalian bisa mengelola akun podcast, serta postingan podcast kalian dalam kurun waktu sebulan hanya sekali memposting,

namun apabila kalian melihat sasaran kalian lebih sering mendengarkan podcast dalam waktu sebulan satu kali, namun apabila kalian dapat mengelola podcast kalian dalam waktu yang berdekatan misalnya seminggu sekali maupun dua minggu sekali, itu akan menjadi salah satu nilai plus untuk podcast kalian.

Apakah Seasonal Podcasting Itu?

Beberapa dari kalian pasti bingung apa sebenarnya arti dari seasonal podcasting ini, dan apa sebenarnya fungsi dari seasonal podcasting ini. Seasonal podcasting ini adalah membagi setiap postingan yang kalian sudah rekam menjadi beberapa season, dengan begini kalian dapat ,menghemat waktu apabila kalian tidak memiliki waktu untuk mengupload hasil rekaman kalian ke dalam podcast, kalian bisa menggunakan seasonal podcasting dengan menggunakan serial.

Dan yang menjadi nilai tambahnya adalah hal tersebut dapat mengundang para pendengar untuk tetap penasaran dengan hasil podcast kalian. Menggunakan podcast yang bersifat serial dan tentunya dengan sentuhan topik, dan tema yang berbeda akan mengundang pertanyaan. dan hal tersebut secara tidak langsung merupakan salah satu ajakan bagi para pendengar podcast untuk tetap setia di channel kalian.

Apabila konten tersebut sudah sangat sesuai dengan kemauan kalian, maka kalian juga bisa mengubah semua season di tiap waktu yang sudah kalian tentukan, contohnya minggu ini kalian akan membahas mengenai parenting yang baik, minggu selanjutnya kalian akan membuat seson mengenai bullying dan sebagainya.

 

7 Tips Belajar bahasa Jerman Agar Sukses Ausbildung

Ikut program ausbildung ke Jerman rupanya menjadi salah satu pekerjaan zaman now yang cukup nge-hits. Siapa yang tak ingin jalan-jalan ke Eropa gratis? Bahkan mendapat gaji Euro. 

Tanpa pikir panjang, banyak anak muda yang mengambil kesempatan ausbildung. Tapi tahukah kamu kalau ausbildung memerlukan bahasa Jerman lebih dari level dasar.

Saat berinteraksi dengan orang Jerman asli, mereka terbiasa berbicara sangat cepat. Padahal kamu akan berhadapan dengan teman satu kelas yang sebagian besarnya orang Jerman. 

Pengajar ausbildung juga menggunakan bahasa Jerman. Sedangkan kamu dituntut cepat paham dan segera mempraktekkan di lapangan.

7 Tips Belajar bahasa Jerman agar sukses ausbildung

Agar sukses saat interview dan mampu menjalankan tugas ausbildung, modal utamanya bahasa Jerman. Matangkan dulu skill bahasa Jerman kamu sebelum benar-benar berangkat ke Jerman. Nah berikut ini 7 tips belajar bahasa Jerman agar sukses ausbildung. 

1.Sering mendengar percakapan

Bahasa Jerman terasa lebih sulit karena kita tidak cukup familiar. Biasanya pelajaran bahasa Jerman baru diajarkan di SMA, itu pun bukan termasuk mata pelajaran utama. 

Nah cara terbaik agar dekat dengan bahasa Jerman adalah dengan sering mendengar percakapan dan kosakata Jerman. 

Banyak mendengar membuat kamu tahu cara pengucapan, sehingga memudahkan saat harus berbicara dalam bahasa Jerman. 

Untuk melatih kemampuan mendengar ini, bisa dilakukan dengan menikmati siaran TV dan radio berbahasa Jerman secara streaming. 

Salah satunya dengan mengakses stasiun radio Deutsche Welle. Dengan mendengar berita yang disampaikan pelan-pelan, lebih mudah bagi non native memahaminya. 

2.Banyak praktek bicara

Banyak orang yang paham teori tata bahasa tapi sulit kalau diajak percakapan. Kenapa bisa begitu? Karena biasanya mereka hanya belajar lewat bacaan tapi sangat jarang praktek bicara. 

Karena itu, jangan ragu untuk mulai praktek percakapan sejak pertama kali belajar bahasa Jerman. Kalaupun koleksi kosakata sangat minim, kamu bisa mulai dari percakapan sederhana.

Dan akan lebih baik lagi kalau ada partner yang bisa diajak bercakap bahasa Jerman kapan saja. Kalau sulit menemukan teman belajar, cara lainnya dengan bergabung komunitas belajar bahasa Jerman. 

Di beberapa kota besar, tidak sulit menemukan komunitas seperti itu. Dengan sering praktek bicara, kosakata yang sudah dihafal semakin melekat di otak kita.

3.Gunakan software

Ada kalanya kita merasa bosan dengan cara belajar tradisional. Tidak ada salahnya untuk memvariasikan cara belajar, misalnya memanfaatkan software yang ada di laptop atau smartphone. 

Ada banyak software pembelajaran bahasa Jerman yang bisa didownload gratis. Untuk generasi milenial, biasanya lebih suka dengan software interaktif.

Aplikasi smartphone membuat kita bisa belajar kapan saja. Dengan mempelajari bahasa Jerman setiap saat, jangan heran kalau skill kamu bisa meningkat lebih cepat dari perkiraan.   

4.Biasakan membaca tulisan Jerman

Belajar tata bahasa terkadang membosankan juga lho. Beda cerita kalau kamu mempraktekkan, salah satunya dengan banyak membaca tulisan berbahasa Jerman. 

Kalian bisa memulai dengan membaca tulisan bergambar atau komik Jerman. Bagi penggemar olahraga, membaca berita sepakbola berbahasa Jerman pasti menyenangkan. 

Dan usahakan membaca dengan keras. Kebiasaan mengeraskan bacaan ini membuat otot mulut dan diafragma terbiasa dengan kosakata Jerman. 

Membaca juga meningkatkan kosakata kamu. Saat menemukan kosakata tak dikenal, kamu akan dipaksa membuka kamus dan mencari artinya. 

5.Pelajari kosakata sesuai bidang kerja ausbildung

Jumlah kosakata Jerman mungkin ratusan ribu. Apakah kamu harus menghafal semua? Jelas tidak mungkin. Nah agar efektif, lebih baik fokus pada kosakata yang relevan dengan bidang kerja ausbildung. 

Buat yang akan terjun di ausbildung perhotelan, prioritaskan pada istilah perhotelan dulu. Misalnya cara menerima tamu atau memberi pelayanan dalam bahasa Jerman.

6.Belajar dengan mentor

Karena keunikannya, belajar bahasa Jerman haruslah dengan guru, mentor, atau teman yang lebih jago. Apalagi kalau kamu belajar dari nol. Belajar sendiri sangat sulit dilakukan, meski kamu memiliki kecerdasan tinggi. 

Terlebih mentor bisa memberi arahan cara belajar yang efektif dan tepat sasaran. Sehingga kamu tidak membuang waktu percuma.  

7.Berinteraksi dengan orang Jerman

Tips belajar bahasa Jerman agar sukses ausbildung yang terakhir adalah dengan sering berinteraksi langsung dengan orang Jerman.

Dan ini sangat mungkin dilakukan. Bagi yang tinggal di kota wisata bisa memanfaatkan turis Jerman yang berkunjung ke kota mereka. 

Jangan malu untuk terus terang saja bahwa kamu ingin praktek bahasa. Cara ini menjadikan kamu makin percaya diri saat menjalani ausbildung di Jerman. 

Nah itu tadi 7 tips belajar bahasa Jerman agar sukses menjalani ausbildung. Semoga bermanfaat dan menambah semangat untuk mewujudkan mimpi ausbildung ke Jerman. Selamat belajar.

 

PDAM Tirta Bhagasasi Teledor, Pelanggan Dirugikan Bag2

Melihat kejanggalan ini, saya datang ke kantor PDAM Tirta Bhagasasi membawa catatan pemakaian air yang tertera di meteran. Namun alangkah terkejutnya saya, dari perhitungan catatan pemakaian air, ternyata saya mesti membayar Rp 10,7 juta, naik 1.100 persen. Berharap mendapat penjelasan memadai, saya malah disalahkan kepala kantor dengan menyebut mungkin ada kebocoran di rumah. Tudingan tanpa alasan ini jelas tidak bermutu karena, apa pun penyebab lonjakan pemakaian, yang salah adalah petugas pencatat (yang dilakukan pihak ketiga), yang tidak melaksanakan tugas dengan baik. Beberapa hari kemudian, petugas PDAM datang melakukan pengujian meteran dan mengecek kebocoran. Dari sana tidak ditemukan ada kebocoran. Alih-alih memberi penjelasan dan meminta maaf atas keteledoran pencatatan.

Moms and Kids Fair

Untuk pertama kalinya, Rumah Sakit Columbia Asia Pulomas menyelenggarakan acara Moms & Kids Fair. Kegiatan ini diadakan pada Minggu (08/11), bertempat di OPD Clinics, bagian dari Rumah Sakit Columbia Asia Pulomas. Acara ini merupakan wujud terima kasih pihak rumah sakit atas kepercayaan masyarakat selama ini.

Baca juga : Kursus Bahasa Jepang di Jakarta Selatan

Selain juga untuk memperkenalkan pelayanan Rumah Sakit Columbia Asia Pulomas serta memberikan edukasi mengenai kesehatan ibu dan anak. Hal ini dirasa penting mengingat kesehatan dan perkembangan anak merupakan upaya terbesar untuk membentuk generasi bangsa yang sehat dan berprestasi. Acara ini dihadiri sekitar 100 pasang orangtua beserta bayi dan balita mereka. Aktivtias untuk orangtua dan anak sengaja dilakukan terpisah agar pe san yang ingin di sampaikan kepada Mama Papa dapat tersampaikan dengan baik.

Contoh, para mama mengikuti seminar edu kasi kesehatan perempuan oleh dokter spesialis kebidanan & kandungan dan edu kasi kesehat an anak oleh dokter spesialis anak. Orangtua juga diajak melihat area dan fasilitas yang dimiliki rumah sakit lewat aktivitas Hospital Tour. Sedangkan anakanak dapat mengikuti acara-acara seperti fashion show, lomba foto, lomba newarnai, dan lomba menyusun puzzle.

Madu Dengan Mulitivitamin Lengkap

Kini telah hadir TJ Joybee Madu Multivitamin, pertama di Indonesia dengan kombinasi madu yang alami ditambah multivitamin, LENGKAP! Dengan bahan alami seperti Madu, Sari kurma, Ekstrak Curcuma, dan Propolis, dipadukan dengan Multivitamin B Kompleks, Vitamin C, Lysine, EPA, dan DHA yang kaya akan manfaat untuk si kecil: ¦ Memperbaiki nafsu makan. ¦ Memenuhi kebutuhan nutrisi anak. ¦ Meningkatkan daya tahan tubuh anak. ¦ Membantu pertumbuhan dan perkembangan kesehatan anak. ¦ Mencegah sariawan dan panas dalam.

¦ Membantu mengoptimalkan fungsi otak. Kini tidak perlu bingung lagi memilih madu yang alami atau multivitamin yang praktis, bukan? Semua manfaat tersedia dalam satu botol TJ Joybee, nutrisi LENGKAP untuk si buah hati. Rasanya yang enak juga tentunya sangat disukai anak-anak. Lengkapi kebu tuhan nutrisi harian si kecil dengan memberikan TJ Joybee setiap hari sesuai anjuran pemakaian. TJ Joybee Madu Multivitamin tersedia di minimarket, supermarket, hypermarket, apotek, toko obat, dan toko lainnya di kota Anda.

Sumber : https://eduvita.org/

Fobia

Bagian yang menyedihkan dalam sejarah adalah ketika tak ada lagi orang-orang tak bersalah. Jika be nar seorang ulama di wilayah Queens, New York, di tembak kepalanya dari jarak dekat, hanya karena ia muslim atau berpakaian seperti orang Timur Tengah, maka ia seseorang yang dianggap terlibat dengan kejahatan, bahkan kekejaman, di tempat lain, di waktu lain, yang dilakukan atas nama Islam. Maulama Akonjee seorang imam masjid yang halus budi, tapi orang yang menembaknya memastikan ia ikut dalam satuan politik orang-orang jahat. Label sudah dipasang. Dendam bisa dibalaskan kepadanya. Kini orang-orang berbicara tentang ”Islamofobia” yang berjangkit di Eropa dan Amerika. Kata ”fobia”—sebagaimana halnya dalam ”komunistofobia”, ”xenofobia”, dan pelbagai bentuk penolakan kolektif—tak sepenuhnya tepat.

Bermain Peran Agar Cerdas Emosi

Sebagai orangtua kita pasti menginginkan anak tumbuh cerdas dan berkembang op- timal. Salah satu yang perlu menjadi titik perhatian kita adalah perkembangan emosi anak. Anak perlu memiliki keterampilan emosi yang bagus, agar ia bisa mengenali dan mengelola emosinya, serta mampu berinteraksi dengan orang di sekitarnya.

Baca juga : Beasiswa S1 Jerman Full

Metode yang bisa kita lakukan untuk mengembangkan keterampilan emosi anak adalah lewat sosiodrama atau role play. Sebetulnya istilah sosiodrama mengacu pada salah satu metode pembelajaran di PAUD, yang memungkinkan anak mendramatisasikan tingkah laku atau ungkapan gerak-gerik seseorang dalam hubungan sosial antarmanusia. Sosiodrama merupakan salah satu permainan aktif, sehingga anak harus terlibat penuh dalam permainan ini.

Dalam keseharian, istilah sosiodrama populer dengan sebutan role play atau bermain peran. Bermain peran ini memberikan kesempatan anak untuk menyelami karakter yang diperankannya dan mengembangkan pengetahuan yang ia miliki terhadap karakter tersebut. Jadi, jika kita mengenal frase “bermain sambil belajar”, maka role play merupakan salah satu cara efektif pembelajaran melalui permainan.

Bisa Dilakukan Di Rumah

Jika anak sudah bersekolah di PAUD atau TK, umumnya ada aktivitas bermain peran. Sebab, guru menyadari anak prasekolah suka sekali dengan hal-hal yang bersifat imajinatif. Bermain peran sendiri ada dua macam, yakni mikro dan makro. Bermain peran mikro atau bermain peran kecil adalah ketika anak memainkan benda-benda berukuran kecil untuk menyusun adegan tertentu.

Misal, bermain boneka yang memiliki nama dan punya teman, lalu melakoni adegan tertentu. Sementara bermain peran makro atau bermain peran besar adalah anak bermain menjadi tokoh dengan menggunakan peralatan dan bertindak seperti tokoh tersebut. Contoh, anak bermain peran sebagai seorang dokter yang memeriksa pasien, anak menjadi superhero lengkap dengan topeng dan senjata andalan.

Bermain peran juga kerap menjadi ajang ekspresi seni melalui drama pertunjukan. Umumnya, sekolah punya kegiatan pentas seni akhir tahun, yang menjadikan drama pertunjukan sebagai salah satu mata acara. Para siswa diberikan dan dilatih bermain drama dengan naskah yang menarik. Di situ anak bisa memainkan suatu peran tertentu dengan kostum dan alur cerita menarik.

Sumber : https://ausbildung.co.id/

Wawancara dengan Sri Mulyani Indrawati Bag5

Sepertinya Anda cocok jadi presiden…. Tidak, saya kan melihat APBN saja. Saya merasa ini adalah area yang secara profesional, secara pribadi saya memahaminya. Kalau masyarakat menginginkan Anda menjadi presiden? Kok, kayak pertanyaan zaman Pak Harto, ya (tertawa). SRI MULYANI INDRAWATITempat dan tanggal lahir: Tanjung Karang, Lampung, 26 Agustus 1962 | Pendidikan: Sarjana ekonomi di Universitas Indonesia (1981-1986), Master of science of policy economics di University of Illinois Urbana-Champaign, Amerika Serikat (1980-1990), PhD of economics di University of Illinois UrbanaChampaign, Amerika (1990-1992) | Karier: Dosen Universitas Indonesia (1986-sekarang), Menteri Keuangan (2016-sekarang), Direktur Pelaksana Bank Dunia (2010-2016), Menteri Keuangan (2005-2010), Menteri Koordinator Perekonomian (2008-2009), Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional (2004-2005)

Jangan Lupakan Tips Praktis Ini

¦ Saat melatih anak duduk di atas kloset atau pispot, jelaskan bahwa kloset dan pispot adalah tempat untuk BAB dan BAK. Hal ini perlu diulangi agar ia benar-benar mengingat dan memahami tujuan kegiatan ini. ¦ Sampaikan pada anak, jika sudah BAK atau BAB di kloset atau pispot, ia sudah tidak bisa lagi BAK atau BAB di popok atau celana dalam. Gunakan istilah yang mudah untuk mengajari anak cara menyampaikan bahwa ia ingin BAB atau BAK. “Kalau Adek nanti mau pup, bilang Mama ‘mau pup’ gitu ya…!”

Baca juga : Beasiswa d3 ke S1 Luar Negeri

¦ Pada awalnya, ajaklah anak melakukan toilet training sebanyak dua kali dalam sehari lalu secara perlahan tingkatkan menjadi pola yang lebih teratur. Misal, setelah bangun tidur atau sebelum bepergian. ¦ Ajarkan pula cara membersihkan alat kelaminnya memakai tangan kiri. Untuk anak perempuan, dimulai dari bagian depan kemudian ke bagian anus. Sementara anak laki-laki diajarkan membasuh penisnya setelah BAK. Berikan bantuan jika anak membutuhkan, namun lambat laun kurangi bantuan itu. Sementara untuk BAB, anak masih perlu lebih sering dibantu. Biasanya sebelum usia 4-5 tahun, anak memang masih belum sepenuhnya mampu melakukan aktivitas membersihkan alat kelamin setelah BAB.

¦ Ajari anak membersihkan kloset dengan menekan tombol fl ush atau menyiramnya dengan air (jika toilet tidak menggunakan kloset). Hal ini penting agar anak memahami seluruh proses sehingga terbiasa melakukannya sampai dewasa. Hal ini juga menjadi salah satu bagian dari mengajarkan kebersihan pada anak ¦ Jika anak sudah bisa memakai sendiri celana dalam dan celananya, biarkan ia melakukannya sendiri, berikan bantuan jika memang dibutuhkan.

¦ Jangan lupa mengajak anak membersihkan tangannya setelah BAB atau BAK. ¦ Berikan pujian kepada anak sekecil apa pun kemajuannya dan jangan mengkritik anak jika ia belum sepenuhnya mampu melakukan seluruh proses dengan baik. Mengontrol BAB dan BAK memang merupakan proses yang tidak sebentar dan orangtua perlu konsisten melakukan setiap tahapannya. ¦ Ingatkan anak agar memberitahukan kepada orangtua setiap kali ingin BAK atau BAB.

Sumber : https://ausbildung.co.id/