Jangan Lupakan Tips Praktis Ini

¦ Saat melatih anak duduk di atas kloset atau pispot, jelaskan bahwa kloset dan pispot adalah tempat untuk BAB dan BAK. Hal ini perlu diulangi agar ia benar-benar mengingat dan memahami tujuan kegiatan ini. ¦ Sampaikan pada anak, jika sudah BAK atau BAB di kloset atau pispot, ia sudah tidak bisa lagi BAK atau BAB di popok atau celana dalam. Gunakan istilah yang mudah untuk mengajari anak cara menyampaikan bahwa ia ingin BAB atau BAK. “Kalau Adek nanti mau pup, bilang Mama ‘mau pup’ gitu ya…!”

Baca juga : Beasiswa d3 ke S1 Luar Negeri

¦ Pada awalnya, ajaklah anak melakukan toilet training sebanyak dua kali dalam sehari lalu secara perlahan tingkatkan menjadi pola yang lebih teratur. Misal, setelah bangun tidur atau sebelum bepergian. ¦ Ajarkan pula cara membersihkan alat kelaminnya memakai tangan kiri. Untuk anak perempuan, dimulai dari bagian depan kemudian ke bagian anus. Sementara anak laki-laki diajarkan membasuh penisnya setelah BAK. Berikan bantuan jika anak membutuhkan, namun lambat laun kurangi bantuan itu. Sementara untuk BAB, anak masih perlu lebih sering dibantu. Biasanya sebelum usia 4-5 tahun, anak memang masih belum sepenuhnya mampu melakukan aktivitas membersihkan alat kelamin setelah BAB.

¦ Ajari anak membersihkan kloset dengan menekan tombol fl ush atau menyiramnya dengan air (jika toilet tidak menggunakan kloset). Hal ini penting agar anak memahami seluruh proses sehingga terbiasa melakukannya sampai dewasa. Hal ini juga menjadi salah satu bagian dari mengajarkan kebersihan pada anak ¦ Jika anak sudah bisa memakai sendiri celana dalam dan celananya, biarkan ia melakukannya sendiri, berikan bantuan jika memang dibutuhkan.

¦ Jangan lupa mengajak anak membersihkan tangannya setelah BAB atau BAK. ¦ Berikan pujian kepada anak sekecil apa pun kemajuannya dan jangan mengkritik anak jika ia belum sepenuhnya mampu melakukan seluruh proses dengan baik. Mengontrol BAB dan BAK memang merupakan proses yang tidak sebentar dan orangtua perlu konsisten melakukan setiap tahapannya. ¦ Ingatkan anak agar memberitahukan kepada orangtua setiap kali ingin BAK atau BAB.

Sumber : https://ausbildung.co.id/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *