Baja Lancung Masuk Konstruksi bag7

Pada 2010, sepuluh pabrik baja dari Negeri Tirai Bambu merangsek ke dalam negeri. Mereka merelokasi pabrik ke Indonesia lantaran menghindari peraturan pemerintah Cina. Pada tahun itu, pemerintah Cina membuat kebijakan tegas dengan menutup 2.000 pabrik manufaktur di sektor baja. Alasannya, industri-industri tersebut dianggap tidak bisa memenuhi aturan tentang emisi yang aman bagi lingkungan. Selain itu, pelarangan diterapkan lantaran pabrik-pabrik ini menggunakan teknologi yang boros energi dan tidak memenuhi standar keselamatan bangunan. ”Penutupan besar-besaran di Cina itu terutama untuk pabrik baja berteknologi induction furnace,” ujar Direktur Eksekutif IISIA Hidajat Triseputro. Menurut Hidajat, lantaran izin investasi masih berada di pemerintah daerah, relokasi pabrik baja dari Cina menjamur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *