Percakapan Rahasia Pelindung Nurhadi Bag2

Percakapan itu terjadi beberapa jam setelah rumah Nurhadi di Hang Lekir digeledah 15 penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi. Tanpa mereka sadari, seluruh komunikasi itu ”terdengar” petugas komisi antikorupsi di kantornya di Kuningan, Jakarta Selatan. Penggeledahan rumah Nurhadi terkait dengan kasus suap kepada Panitera Sekretaris Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Edy Nasution.

Pagi harinya, sebelum penggeledahan itu, penyidik menangkap Edy yang baru saja menerima duit suap Rp 50 juta dari Doddy Aryanto Supeno di tempat parkir Hotel Acacia, Jakarta Pusat. Doddy, pegawai PT Artha Pratama Anugerah, menyuap Edy guna memuluskan sejumlah perkara Grup Lippo di pengadilan dan Mahkamah Agung. PT Artha adalah anak usaha Grup Lippo. Selain menggeledah, petugas KPK menyadap komunikasi Nurhadi dan orangorang dekatnya.

Pindah Dokter, Benarkah Sulit? Bag2

Kalau memang ada kekurangan dokter yang Mama rasakan, kejujuran Mama akan menjadi masukan berharga bagi dokter itu. Sampaikan dengan bahasa yang baik dan sopan, agar semuanya berjalan lancar dan nyaman bagi kedua belah pihak. Jangan lupa, pastikan dokter yang baru bisa dan mau menerima Mama. Jika dokter baru menolak, kecuali Mama dalam keadaan darurat, ya, Mama wajib menerima keputusan beliau. Bisa jadi, dokter tersebut memang membatasi jumlah pasien demi bisa memberikan pelayanan yang terbaik.

Baca juga : toefl ibt jakarta

BOKS: UU HAK KONSUMEN Seperti dikutip dari situs hukumonline, dalam pasal 4 poin b UU No. 8/1999, hakhak konsumen, yaitu: hak untuk memilih barang dan/atau jasa serta mendapatkan barang dan/atau jasa tersebut sesuai dengan nilai tukar dan kondisi serta jaminan yang dijanjikan. Selain itu, dalam Pasal 32 UU No. 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit khususnya pada butir g yang berbunyi: memilih dokter dan kelas perawatan sesuai dengan keinginannya dan peraturan yang berlaku di Rumah Sakit; dan butir h yang berbunyi: meminta konsultasi tentang penyakit yang dideritanya kepada dokter lain yang mempunyai Surat Izin Praktik (SIP) baik di dalam maupun di luar Rumah Sakit. Hal ini ditegaskan lagi dalam UU No. 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran pasal 52 terutama butir b yang isinya adalah: pasien berhak meminta pendapat dokter lain.

TENTANG REKAM MEDIS Sekarang, bagaimana dengan rekam atau catatan medis? Aturan mengenai rekam medis dapat kita jumpai dalam Pasal 46 Ayat 1 UU Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran yang berbunyi: setiap dokter atau dokter gigi dalam menjalankan praktik kedokteran wajib membuat rekam medis. Arti rekam medis itu sendiri adalah berkas yang berisikan catatan dan dokumen tentang identitas pasien, pemeriksaan, pengobatan, tindakan, dan pelayanan lain yang telah diberikan kepada pasien. Nah, hak Mama sebagai pasien atas isi rekam medis ada dalam Pasal 47 UU Praktik Kedokteran. Dalam ayat 1 diatur bahwa dokumen rekam medis sebagaimana dimaksud dalam Pasal 46 merupakan milik dokter, dokter gigi, atau sarana pelayanan kesehatan, sedangkan isi rekam medis merupakan milik pasien.

Sumber : https://pascal-edu.com/

Hati-Hati Mengurus Reklamasi Bag4

Paul Krugman, kolumnis internasional The New York Times, mengatakan, memasuki era pemanasan global seperti sekarang ini, pembangunan akan berhasil jika konsisten dalam memperhatikan kaidah-kaidah lingkungan. Begitu pula usaha atau bisnis: hanya pengusaha yang peduli terhadap kerusakan lingkungan yang akan bisa bertahan. Sampai saat ini belum ada ukuran yang bisa dijadikan acuan untuk menghitung secara komprehensif dampak negatif dan keuntungan dari sebuah reklamasi pantai atau pulau.

Padahal sebulan lagi hasil kajian Bappenas, yang akan menjawab pertanyaan-pertanyaan itu, rampung. Belum jelas mengapa Luhut sampai memutuskan untuk potong kompas, mengabaikan putusan PTUN. Kendati putusan ini belum berkekuatan hukum tetap, hal yang menyangkut perintah penghentian reklamasi seharusnya dipatuhi. Presiden Jokowi perlu bertindak tegas mengenai hal ini. Yang terang, Luhut telah memberikan contoh buruk tentang penegakan hukum sekaligus menimbulkan ketidakpastian kebijakan pemerintah.

Fakta Tentang Minuman Bersoda

Tahukah Mama, soft drink dikonsumsi sama seringnya dengan sirop dan makanan ringan, bahkan jauh lebih sering dibanding es krim. Konsumsi minuman bersoda pada hampir se- luruh negara di dunia dinyatakan melonjak secara signifi kan. Hal ini diungkap dalam situs BBC/Healthnews.com. Sedangkan survei di Amerika Serikat mengungkap, kenaikan konsumsi soft drink dari 28 galon per kapita/tahun pada 2006 menjadi 55,9 galon per kapita/tahun pada 2010.

Baca juga : Tes Toefl Jakarta

Bahkan konsumsi soft drink di negeri Paman Sam ini untuk tahun 2013 mencapai angka 1,2 milyar liter. Wow! Bagaimana di Indonesia? Setali tiga uang. Kuantitas konsumsi soft drink terus terdongkrak. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah perusahaan soft drink, nilai produksi dan volume produksi soft drink di Indonesia mengalami peningkatan. Pada 1999 saja terdapat 279 industri yang berkecimpung dalam bidang industri soft drink. Kemudian, survei LPEM UI menyebutkan, 40% dari konsumen mingguan soft drink ialah mereka pelajar (4–18 tahun), mahasiswa, karyawan dan pensiunan.

Soft drink dikonsumsi sama seringnya dengan minuman sirop dan makanan ringan, bahkan jauh lebih sering dibanding es krim. Ya, tak bisa dimungkiri, banyak anak suka minum soft drink. Rasanya sungguh nikmat, menyegarkan dan terkadang ada diselipi dengan rasa manis dan asam. Padahal, kandungan di dalamnya semata-mata hanya kalori, soda, dan kafein. Nah, biasanya soda ini diperkaya dengan karbondioksida yang menimbulkan busa. Di sisi lain, minuman yang pertama kali “ditemukan” di Amerika Serikat pada 1830 ini juga mengandung bahan pengawet.

KEGEMUKAN DAN DAMPAK MASA DEPAN Seperti dilansir Newsmaxhealth, para peneliti di Westmead Millennium Institute for Medical Research, University of Sydney Australia, mendapati bahwa anakanak yang minum satu atau lebih minuman bersodasetiap hari mengalami penyempitan arteri (pembuluh darah) di bagian belakang mata (retina), selain juga peningkatan risiko penyakit kardiovaskuler (jantung dan tekanan darah tinggi) di masa depan. Riset tersebut melibatkan sekitar 2.000 anak berusia 6–12 tahun. “Penelitian ini merupakan sepotong kecil bukti yang memperlihatkan bahwa minuman bersoda sebenarnya tidak ada efek baik untuk anak-anak,” ujar Bamini Gopinath yang merupakan juru bicara universitas tersebut.

Sumber : https://pascal-edu.com/

Terpilih Tanpa Pemilihan Bag5

Amendemen pemilihan presiden terpilih yang disahkan oleh parlemen pada November tahun lalu memberi peluang bagi etnis tertentu yang tidak memiliki perwakilan selama lima periode berturut-turut untuk menjadi presiden. Kemenangannya itu semestinya menjadi momen yang dirayakan. Meski jabatan presiden di Singapura hanya bersifat seremonial, pengembannya bisa memveto beberapa kebijakan pemerintah. Kebijakan itu antara lain soal keuangan yang menyentuh cadangan negara atau penunjukan pejabat penting di layanan publik.

Dan sekarang masyarakat Singapura, yang sekonyongkonyong mendapatkan seorang presiden tanpa pemilihan, mulai bereaksi keras. Sejumlah warga Singapura dilaporkan mulai mengkampanyekan #notmypresident di media sosial mereka. Pengguna Facebook, Jericho Augustus Tan, menulis, ”Warga Singapura harus mendapat hak memilih presiden.” Menanggapi protes ini, Halimah menjawab dengan tenang: ”Saya presiden untuk semua. Meskipun tak melalui pemilihan, komitmen saya untuk melayani kalian tetap sama.” Ia produk sistem politik lama yang harus siap menjawab tantangan dan tuntutan zaman yang menghendaki transparansi dan perubahan.

Sup Buncis Bumbu Pala ala Nasi Kotak Jakarta Selatan

Sup Buncis Bumbu Pala ala Nasi Kotak Jakarta Selatan – Bahan: 20 gr kacang merah segar, rebus 30 gr makaroni, rebus 100 gr buncis, potong-potong 3 cm 2 bh wortel, potong-potong 1 cm 100 gr kol, potong kotak 1/2 cm jahe, iris halus 3 sdt garam 1/2 sdt merica bubuk 1 sdt pala bubuk 1.500 ml kaldu ayam 2 btg seledri, potong-potong 2 cm 1 sdm minyak, untuk menumis Bumbu Halus: 5 btr bawang merah 3 siung bawang putih 1/2 sdt ketumbar

Cara Membuat Untuk 6 porsi : 1. Panaskan minyak. Tumis bumbu halus dan jahe hingga harum. Tuang kaldu. Aduk rata. Masak hingga mendidih. 2. Masukkan kacang merah dan wortel. Bubuhi garam, merica bubuk, dan pala bubuk. Aduk rata. 3. Masak sambil sesekali diaduk hingga setengah matang. Masukkan kol dan buncis. Masak sambil sesekali diaduk hingga semua bahan matang. Menjelang diangkat, tambahkan daun seledri dan makaroni. Aduk rata.

Sup Sawi Campur Kembang Tahu

Bahan: 3 siung bawang putih, goreng, memarkan 1 lbr kembang tahu, rendam, potong-potong 150 gr kembang kol, petiki kuntumnya 5 bh bakso daging, potong 4 bagian 100 gr jamur kancing, iris 200 gr labu siam, potong-potong kotak 4 lbr caisim, potong-potong 1 cm jahe, iris halus 2 sdt kecap ikan 4 sdt garam 1/2 sdt merica bubuk 1/2 sdt minyak wijen 1 btg daun bawang, iris serong 1.700 ml kaldu ayam

Cara Membuat Untuk 8 porsi : 1. Panaskan kaldu. Masukkan bawang putih dan jahe. Masak sambil sesekali diaduk hingga mendidih. 2. Masukkan kembang kol, bakso, jamur, dan labu. Bubuhi kecap ikan, garam, dan merica bubuk. Aduk rata. Masak sambil sesekali diaduk hingga setengah matang. 3. Masukkan caisim dan kembang tahu. Masak hingga semua bahan matang. Menjelang diangkat masukkan minyak wijen dan daun bawang. Aduk menyebar.

Musim penghujan masih kerap hadir di sela keseharian kita. Hidangan yang pas untuk menghalau udara dingin di musim penghujan tentu saja sajian berkuah hangat. Selain sup berisi aneka sayuran, Sajiers juga bisa memasak dan menyajikan sayur berkuah segar dengan menambahkan asam jawa, jeruk nipis, hingga belimbing wuluh ke dalam kuahnya.

Sumber : https://salamacatering.com/