Naikkan Harga Rokok Bag2

Melalui Undang-Undang Kesehata n Tahun 2009, pemerintah berniat mengendalikannya. Iklan rokok kini tak sebebas sebelumnya, juga ada peringatan bergambar bahaya rokok di bungkusnya. Namun semua itu tak ada artinya karena harga masih terjangkau. Jumlah perokok kini 70 juta orang dan naik setiap tahun dari kalangan anak-anak muda, konsumen baru pabrik rokok. Masalahnya, rokok juga menyumbang pajak tak sedikit. Setiap tahun ada Rp 100 triliun masuk kas negara, kendati ongkos dan kehilangan potensi ekonomi akibatnya dua kali lipat.

Maka harga yang mahal, lewat kenaikan cukai drastis, bisa menguntungkan dua kepentingan yang bertolak belakang ini: pendapatan negara tetap seraya mengendalikan distribusi dan konsumsinya. Para responden dalam jajak pendapat Tempo. co pekan lalu juga sepakat dengan hal ini. Sebanyak 59,4 persen responden setuju dan meyakini jumlah perokok akan turun jika harganya mencekik, seperti di negara maju, yang sudah lama memerangi adiksi nikotin.

Banyak Cara Rayakan Kehamilan Bag3

Masyarakat di sana menyakini mengonsumsi kepiting atau lobster saat hamil akan membuat anak yang lahir menjadi seorang pencuri. Saya juga enggak boleh duduk menyilangkan kaki, karena bisa membuat si calon bayi sesak napas. Menghadiri pemakaman juga dilarang. Ini terkait kepercayaan bahwa roh yang meninggal bisa mengambil jiwa janin.

Baca juga : Kerja di Jerman

Bila terpaksa menghadiri pemakaman, disarankan memakai pakain serba hitam. Saya juga diminta membersihkan toilet sesering mungkin, karena dipercayai dapat membuat bayi yang lahir menjadi tampak sehat dan baik.” Juliana melakukan semua ini demi menjaga hubungan baik dengan mertua. “Lagi pula di Jepang semua dikerjakan sendiri termasuk membersihkan toilet,” sambung Juliana terbahak. Kalau di Barat, khususnya di Amerika dan Eropa, tradisi merayakan kehamilan yang sering dilakukan adalah baby shower.

Acara ini hampir sama dengan acara syukuran di Indonesia, seperti “tujuh bulanan”, bedanya di acara baby shower, para tamu biasanya membawa hadiah berupa peralatan bayi. Acara ini juga tidak diadakan oleh si ibu yang hamil, melainkan teman-temannya. Para teman boleh berdiskusi dengan si calon ibu demi menentukan siapa yang ingin diundang sekaligus hadiah apa yang paling diperlukan. Nirma Anderson, yang sudah empat tahun menetap di New York karena bekerja untuk PBB, pernah menikmati upacara baby shower.

“Dari tanggal, tempat acara, sebar undangan, sampai makanan dan dekorasi teman-teman yang pilih. Saya hanya diminta menyiapkan list hadiah yang diinginkan. Ha ha ha… karena ini di luar negeri, mereka cenderung suka blak-blakan, hadiah yang saya inginkan tidak boleh melebihi 200 dollar. Tapi udah senang banget boleh milih apa yang dibutuhkan. Akhirnya yang datang sebelas orang. Rasanya seru.

Berhubung sudah ketahuan anakku perempuan, jadi hadiahnya kebanyakan warna pink atau merah.” Karena apartemennya cukup luas, Nirma meminta acara ini diadakan di rumahnya. Dalam tradisi baby shower, tamu yang pulang akan mendapat goodie bag dari si ibu hamil sebagai tanda terima kasih karena sudah hadir. Nirma memilih saputangan batik yang dibawanya dari Indonesia, cup cakes, dan pemulas bibir.

Sumber : https://ausbildung.co.id/